2016-10-29 15:40:20

Launching Indonesia Biodiversity Information Facility (InaBIF)




LAUNCHING : Kamis, 3 November 2016 Gedung Botani – Mikrobiologi, Pusat Penelitian Biologi - LIPI Cibinong Science Center – Botany Garden (CSC) – BG Jl Raya Jakarta Bogor KM 46, Cibinong – Jawa Latar Belakang Indonesia merupakan Negara tropis yang berada di garis katulistiwa dengan kekayaan alam yang sangat tinggi mulai dari ekosistem pantai sampai ekosistem pegunungan tinggi dan ekosistem nival dapat dijumpai. Selain kekayaan ekosistem, keanekaragaman hayati dan genetikanya juga bervariasi tergantung dari masing-masing tipe ekosistem tersebut. Sebagai negara kepulauan yang mempunyai kurang lebih 17 ribu pulau, dengan 13.400 diantaranya sudah diberi nama, menyebabkan Indonesia mempunyai kekhasan kehati yang tinggi, dan tercatat nomor 2 setelah Brazil. Namun seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin meningkat, kekayaan alam ini tergerus melalui berbagai kegiatan yang berujung pada kerusakan alam dan menyebabkan penurunan kehatinya. Pendataan jumlah kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia saat ini masih belum terselesaikan mengingat jumlahnya yang sangat banyak dan bervariasi. Dalam buku Kekinian Kehati Indonesia 2014, tercatat informasi terkini jumlah kehati yang merupakan buku pertama yang mencatat jumlah kehati Indonesia. Perhitungan jumlah kehati ini dilakukan dengan menggunakan berbagai metode, dengan penelusuran pustaka lama dan terkini, penelusuran database flora, fauna maupun mikro baik yang ada di Indonesia maupun dari Pusat Depositori dari luar Negeri. Data-data dari berbagai ragam database pun dijadikan landasan dalam perhitungan kehati Indonesia, misalnya: dari berbagai Herbarium dunia (Kew, Leiden) dan Pusat database flora misalnya The Plant List, IPNI, Fish Base, Forkom Mikro dan sumber database lainnya, termasuk buku-buku pustaka lama dan terbaru. Informasi jumlah kehati tersebut kemudian dijadikan baseline data kehati Indonesia untuk penyusunan laporan-laporan terkait kehati pada saat forum konvensi konvensi Internasional misalnya CITES, CBD, SBSTTA, GTI, IPBES, dan lainnya. Seiring perkembangan kekinian ilmu dan tuntutan keterbukaan informasi publik untuk kepentingan bersama, dan sesuai dengan beberapa hal terkait data kehati yang dimandatkan dalam buku IBSAP (Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan), Konvesi CBD dan lainnya maka Pusat penelitian Biologi menjawab tantangan tersebut dengan mengembangkan sistem informasi kehati yang diwadahi dalam InaBIF yang merupakan kepanjangan dari Indonesian Biodiversity Information Fasility. InaBIF ini merupakan suatu sistem informasi yang mampu memberikan informasi Kehati termasuk pemanfaatan dan informasi lainnya yang akan mendukung skema Clearing House Mechanism (CHM) Indonesia. Dalam mekanisme CHM, InaBIF menjadi salah satu simpul yang akan menyediakan data kehati Indonesia dari berbagai sumber data, baik yang berasal dari pusat depositori Nasional, berbagai pustaka terkini, baik dari Pusat Penelitian Biologi ataupun Institusi lainnya. Tujuan InaBIF adalah mengembangkan dan membangun informasi ilmiah tentang kehati kepada masyarakat luas dan menyediakan bahan-bahan untuk pembelajaran penggunaan dan pemanfaatan kehati Indonesia; dan juga merupakan media penyadartahuan masyarakat tentang Kekayaan alam Indonesia yang banyak manfaatnya dalam kehidupan manusia. Kontak Person: Kapuslit Biologi LIPI- Dr. Witjaksono

Indonesia Biodiversity Information Facility (InaBIF)
Pusat Penelitian Biologi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
Jl. Raya Jakarta Bogor km. 46
Cibinong Science Center, Cibinong, Jawa Barat - Indonesia
Phone +62 21 8765056